Irfan Rojeki

Kata Woot dan Retweet Masuk Kamus Oxford


Kata Woot! yang sering dipakai di dunia maya kini masuk kamus Oxford. Woot biasa dipakai oleh anak muda di jejaring sosial atau dunia digital untuk mengekspresikan antusiasme atau kemenangan.

Selain Woot, ada 400 kata baru yang diakui dan masuk ke dalam kamus Oxford, di antaranya textspeak, sexting, cyberbullying, dan retweet. Kata sexting di dalam kamus ini diartikan mengirim gambar atau kata-kata yang berbau seks melalui pesan di telepon seluler.

"Masuknya kata-kata baru adalah tradisi kamus ini yang progresif dan memperbarui diri," begitu bunyi pernyataan resmi Oxford English Dictionary, Jumat 19 Agustus 2011.

Kata retweet dalam kamus Oxford diartikan mengirim kembali atau meneruskan pesan. Sedangkan cyberbullying diartikan pesan di dunia digital yang bersifat mengancam atau mengintimidasi.

Awal tahun ini Oxford juga menambah kata-kata OMG yang memiliki arti "oh my God", LOL yang berarti "laughing out loud", dan IMHO atau "in my humble opinion".

Adapun tahun lalu terompet khas Afrika, Vuvuzela, juga masuk Kamus Oxford. Terompet yang mengeluarkan suara seperti suara lebah ini mulai naik daun setelah jutaan fans yang memadati stadion pada Piala Dunia Afrika Selatan menggunakan terompet tersebut untuk memberi semangat.
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori Berita Dunia dengan judul Kata Woot dan Retweet Masuk Kamus Oxford. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://irfan-rojeki.blogspot.com/2011/08/kata-woot-dan-retweet-masuk-kamus.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: -Irfan-Rojeki- -

Belum ada komentar untuk "Kata Woot dan Retweet Masuk Kamus Oxford"

Posting Komentar